Vaksin Coryza dibuat untuk memberikan kekebalan pada ayam terhadap penyakit Infectious Coryza atau Snot. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Haemophillus paragallinarum, yang merupakan bakteri Gram negatif, berbentuk coccobasil. Ada 3 macam strain yaitu strain A, B dan C dan ketiganya tidak ada cross protection, sehingga untuk memberikan efek imunitas pada ayam yang terkena penyakit coryza sebaiknya diberikan vaksin yang berisi ketiga strain tersebut.
Produksi Antigen Coryza
Untuk membuat vaksin coryza, diperlukan working seed bakteri Haemophillus paragallinarum masing-masing strain. Tanam bakteri tersebut pada agar plate lalu inkubasikan pada suhu 37 derajat Celsius dalam candlejar selama 24 jam. Ambil 1 ose koloni bakteri dan inokulasikan pada media cair starter culture lalu inkubasikan pada suhu 37 derajat Celsius sambil di shaker 100 rpm selama 18 jam. Selanjutnya starter culture tersebut diinokulasikan pada media produksi vaksin dan diinkubasikan pada suhu 37 derajat Celsius sambil diputar pada magnetic stirrer selama 24 jam. Bakteri kemudian di harvest dan diinaktivasi.Lakukan proses produksi antigen untuk masing-masing strain bakteri.
Produksi Vaksin Coryza
Antigen bakteri masing-masing strain disentrifuse dan pelletnya dicuci dengan PBS sampai warna media hilang. Kemudian antigen diformulasi bersama adjuvant vaksin, dan siap didistribusikan ke dalam botol-botol vaksin.

